Siklus Karbon


Siklus Karbon

Karbon merupakan unsur penyusun semua senyawa organik, dan salah satu zat yang sangat penting atau diperlukan makhluk hidup, selain oksigen, air dan nitrogen. Di alam karbon tersedia dalam bentuk gas dan dapat dimanfaatkan oleh tumbuhan melaui proses fotosintesis. Siklus karbon terjadi bersamaan dengan pergerakan energi, karbohidrat dihasilkan selama fotosintesis, dan CO2 dibebaskan bersama energi selama proses respirasi (Campbell et al., 2002:397). Sebagai hasil dari respirasi oksidatif akan dilepaskan ke atmosfir kemudian masuk ke dalam tubuh organisme lain (Raven, 1986: 1113). Tumbuhan mendapatkan karbon, dalam bentuk CO2, dari atmosfer melalui stomata daunnya dan menggabungkannya ke dalam bahan organik tersebut kemudian menjadi sumber karbon bagi konsumen. Respirasi oleh semua organisme mengembalikan CO2 ke atmosfer (Campbell et al., 2002:397).

Menurut Campbell (2002:397), karbon adalah bahan penyusun dasar semua senyawa organik. Pergerakannya dalam suatu ekosistem berbarengan dengan pergerakan energi melebihi zat kimia lain, karbohidrat dihasilkan selama proses fotosintesis, dan CO2 dibebaskan bersama energi selama respirasi. Dalam siklus karbon, proses timbal balik fotosintesis dan respirasi seluler menyediakan suatu hubungan antara lingkungan atmosfer dan lingkungan terestial maupun aquatik.

Saksikan video berikut untuk memermudah pemahaman Anda:



Dalam ekosistem aquatik, pertukaran karbon CO2  di atmosfir terjadi secara tidak langsung namun hanya sebagian kecil karbon dioksida bebas di dalam air. Karbon dioksida dari udara terikat dalam air membentuk ion bikarbonat (HCO3-) yang digunakan sebagai sumber karbon bagi algae yang menghasilkan makanan baik untuk algae (autrotof) maupun untuk organisme heterotrof. Ketika organisme air melakukan respirasi, karbon dioksida yang dihasilkan akan membentuk ion bikarbonat sehingga jumlah ion bikarbonat di dalam air berada dalam keteimbangan dengan jumlah karbon dioksida di udara (Mader et al., 2008:715).

Siklus karbon dimulai dengan penambahan karbon dioksida di udara melalui proses fotosintesis oleh tumbuhan menjadi karbohidrat. Sebagian dari karbohidrat ini dipakai oleh tumbuhan tersebut untuk memperoleh energy dan karbohidrat dilepaskan melalui daun dan akar pada proses pernapasan (Resosoedarmo, 1989:18). 


Sumber:

Campbell, N.A., et al. 2006. Biology Concepts & Connections. California: The Benjamin/Commings Publishing Company

Fictor F. P. &Moekti A.(2009). Praktis belajar biologi 2 untuk SMA/MA kelas XI. Jakarta: Pusat Perbukuan Nasional 

Raven & Johnson. (1986). Biology. Fourth Edition. New York: WBC/McGraw-Hill Companies, Inc.

Mader, S. Sylvia. (1995). Biology: Evolusi, Kepelbagaian dan Persekitaran. Kualalumpur: Wm. C. Brown Publisher.

0 komentar